Powered by Blogger.

Paradigma Baru Internal Auditing

Paradigma Baru Internal Auditing

- paradigma lama: Audit internal merupakan bagian yang bertugas melakukan apprisial(penilaian).
- paradigma baru: Audit internal merupakan bagian yang bertugas melakukan assurance(penjamin) dan consulting.

Seorang Audit Internal harus bersikap professional. Professional disini harus memenuhi etika: integritas, objectivitas, kerahasiaan dan kompetensi.

Perbadaan Paradigma lama dan baru dalam audit internal :
Sudut PandangAudit LamaAudit Baru
1.Fungsi1.Penilaian1.Consulting dan Assurance
2.Organisasi2.Membantu bekerja agar sesuai tanggung jawabnya2.Membantu Organisai
3.Pekerjaan3.Penilaian Independen3.Aktifitas Independen
4.Manfaat4.Mengkaji dan mengevaluasi4.Dirancang untuk memberikan nilai tambah serta meningkatkan kegiatan operasi organisasi
5.tujuan5.Menciptakan Pengendalian efektif dengan biaya yang wajar5.Memberikan pendekatan disiplin, sistimatis untuk mengevaluasi dan meningkatkan keefektifan manajemen resiko

Jenis Teknik Audit (lanjutan)


5. Perbandingan
mencari persamaan atau perbedaan antara dua atau lebih gejala atau keadaan.

6. Memeriksa bukti tertulis (vouching)
Memeriksa authentic tidaknya , serta lengkap tidaknya bukti yang mendukung transaksi

7. Rekonsiliasi
Penyesuaian antara dua golongan data yang berhubungan ,masing-masing dibuat pihak yang independent.
contoh: salinan rekening koran keluaran bank dan saldo simpanan keluaran perusahaan lain yang melakukan tramsaksi pada proses audit transaksi sales.

8. Trasir
Menulusuri proses suatu keadaan, kegiatan ataupun masalah sampai pada sumber atau bahan pembuktiannya. contoh: menelusuri kwitansi transaksi pembayaran pekerjaan borongan.

9. Rekomputasi
Menghitung kembali kalkulasi yang sudah ada untuk mengukur kecermatan dalam hitungan sebelumnya.
contoh: menghitung kembali penyusutan, menghitung kembali beban bunga, dan penghitungan  kalkulasi harga pokok.

10. Scanning
Penelaahan umum dan cepat untuk menemukan hal-hal yang memerlukan audit lebih lanjut.
contoh: membaca cepat setiap lembaran catatan perusahaan untuk menekankan hal yang penting, yang disangsikan.
Tag : ,

Mengenali Air yang Ada di Bumi (Taubat Dari Kejahatan Alam)



Dulu waktu kita kecil (tahun 90an) pasti tidak asing dengan aktifitas sekitar sungai, dimana sungai sebagai salah satu tempat bermain selepas jam sekolah. Dari mulai membuat perahu dari daun, mencari ikan, memancing, bahkan mandi di sungai orang tua kita pun membiarkannya.
Lain dulu lain sekarang apakah jika sekarang kita punya anak mengizinkan anak kita mandi disungai dengan kondisi sungai seperti sekarang?
Dulu para Kyai jika mendirikan pesantren selalu pesantrennya dekat dengan sungai, kita lihat pesantren besar seperti Langitan, Sidogiri, Tebu Ireng, Rejoso (Darul Ulum), Tambak Beras. Semua dekat dengan sungai, karena air sungai sumber kehidupan mereka.

Sadarkah kita kondisi air yang ada sekarang -air sungai, air tanah, air laut- telah menjadi sedemikian rupa kotor terkontaminasi racun, bakteri, dll merupakan kesalahan kita sendiri?

Sebelum saya membuktikannya mari mengenali air yang ada di bumi, 97% lebih air yang ada di bumi adalah air laut. Dari hampir 3% sisanya , 2% adalah gunung es (glaicer) dan uap air. Air yang benar-benar tersedia untuk bisa dimanfaatkan kebutuhan sehari-hari manusia hanya 0.62% meliputi air yang terdapat di danau, sungai, dan tanah. Jika tinjauannya dari segi kualitas yang layak dikonsumsi maka hanya 0,003% dari seluruh air yang ada.

Air yang ada di muka bumi tidak berkurang dan juga tidak bertambah, dia hanya mengalami siklus:



5 langkah daur hidrologi alam (siklus air) sebagai berikut :
- Persipitasi (Hujan).
- Aliran Air Permukaan.
- Infiltrasi
- Pengumpulan Air
- Penguapan (penguapan)

Air yang ada tersebut bisa menurun kualitasnya karena 2 sebab:
- Polusi : suatu zat yang masuk ke dalam air dalam jumlah tertentu yang menyebabkan penurunan air.
- Kontaminasi : masuknya zat beracun, bakteri atau zat lain yang membahayakan bagi kesehatan manusia.

Aktifitas Manusia yang menyebabkan Polusi dan ter-Kontaminasinya air :
- Membuang sampah tidak pada tempatnya.
  Sadarkah kita bahwa sampah plastik maupun polimer yang terbuang secara sembarangan ditanah lamakelamaan zat polimernya akan meresap ketanah dan mengotori air sumber di dalam tanah    
- Sembuang sampah pada sungai.
  Hal ini sangat tidak dibenarkan apalagi di kota besar pesisir seperti surabaya, jakarta dan semarang dimana air bakunya yang diolah untuk dikonsumsi adalah air permukaan (air sungai, danau)
- Membuang limbah kotoran manusia pada air sungai atau penempatan septicttank yang berdekatan dengan sumber air.
  Yang Perlu kita ketahui bahwa bakteri mempunyai sifat alami mencari air, dimana bakteri feses (kotoran manusia) seringkali di buang sembarangan pada air sungai.
- Aktifitas industri baik rumahan maupun industri besar yang membuang limbah ke tanah atau ke air (tidak dilengkapi pengolahan limbah) dan juga membuang limbah asap ke udara tanpa filter.
Untuk pembuangan limbah ke sungai jelas tidak bisa dibenarkan apalagi industri yang membuang zat kimia berbahaya seperti pewarna buatan.Air yang yang harusnya diserap oleh tumbuhan dan diolah manusia untuk kebutuhan hidup menjadi racun perusak 2 makhluk ini.
 Untuk limbah udara jika zat tersebut merupaka carbon beracun makan akan bersentuhan dengan air hujan yang jatuh ke-bumi. jadinya air hujan yang sehgharusnya menjadi airbahan baku utama dari proses evaporasi (penguapan) menjadi terkontaminasi pula sebelum terkontaminasi di bawah
 Bahkan ada sebuah aktifitas industri pengolahan acu dan pelburan baja yang membuat kontaminasi air sumbernya karena limbah mereka teresap ke dalam tanah dan air sumber wilayah terbut menjadi air yang mengandung zat berbahasa. Alhasil banyak balita disekitar industri tersebut mengalami cacat semenjak dalam kandungan (nauu'dzubillah) karena sang ibu mengkonsumsi air dari sumber yang sudah terkontaminasi racun.

Terus kita mengkonsumsi apa?
Akhirnya dosa kita sendirilah yang membuat air layak konsumsi semakin sedikit jumlahnya. Dulu orang desa tidak pernah membeli air dan orang kota membeli dengan harga yang sangat murah, kenapa sekarang mahal?
karena air sumber di desa terkontaminasi oleh ulah masyarakat desa sendiri sehingga dari rasanya saja air sumber di banyak desa di Jawa sudah jauh dari kata layak, merekapun membeli air pegununngan  yang diolah pabrik dalm bentuk galon.
Masyarakat kota juga tak kalah bertindak salah mereka membuang sampah seenaknya sendiri ke sungai yang nota bene adalah sumber air baku air yang diolah untuk dikonsumsi, karena kada terkontaminasi setiap tahunnya meningkat biaya produksi meningkat dan kualitas airnya semakin menurun.

Apakah ini tidak dosa dan tidak dholim?
Jelas sekali mengotori air sama saja membiarkan generasi kita kehabisan air , bisa dengan kata lain membunuh generasi secara tidak langsung karena meracuni mereka. Dan yang berdosa tidak hanya pemerintah karena kita sebagai masyarakat belum menghentikan aktifitas dolim ini.

Taubat
Taubat dari kedoliman di atas sangat mudah namun utuh istiqomah dan niat yang sungguh2 dari mulai diri sendiri tidak membuang sampah sembarangan apa lagi disungai. Jika anda perokok bawalah plastik untuk membawa sampah puntung rokok anda jika tak menemui tempat sampah.

Semoga taubat kita diterima Aminn..
Wallhu Alam.
 
Tag : ,

Jenis Teknik Audit

Jenis Teknik Audit terhadap Auditee(yang diaudit) adalah

sebagai berikut:

1. Inspeksi
Metode ini menggunakan cara penilaian secara langsung  dengan menggunakan panca indera secara langsung. Langsung disini artinya auditor berada ditempat dimana keadaan atau masalah dibuktikan.


2. Observasi
Metode ini menggunakan panca indera terutama indera penglihatan secara continue dalam kurun waktu tertentu, kadang kala dilakukan dari jarak jauh tanpa diketahui objek yang diamati.

3.Tanya Jawab
Cara ini bisa dilakukan secara lisan(wawancara) atau tertulis(surat menyurat/email). Hal yang perlu diperhatikan dalam tanya jawab adalah sebisa mungkin mengajukan pertanyaan dengan kalimat yang jawabannya mudah dibenarkan, seperti "apakah bapak mengunci pintu ruangan ini?" pertanyaan tersebut lebih baik bila kalimatnya seperti ini "bagaimana bapak mengamankan ruangan ini?".Jika tidak ada bukti lain selain wawancara maka sebaiknya auditor meminta surat penegasan hasil wawancara yang ditandatangan auditee. Dalam melakukan wawancara seyogyanya melakukan perencanaan dan persiapan yang matang mengenai menyusun pertanyaan agar tidak mudah ditebak auditee. 
Aspek manajemen objek audit harus diperhatikan untuk menghindari konflik maka ada level dimana pimpinan lembaga audit melakukan pemecahan masalah dengan pimpinan objek audit. Yang perlu diperhatikan lagi adalah Informasi  dari objek audit yang levelnya atas belum tentu lebih benar daripada bawahannya.

4.  Analisis
Mengamati dari berbagai sumber yang ada sehingga didapatkan data yang sahih dari pengamatan.
Tag : ,

Syarat-Syarat Seorang Auditor Fungsional

Syarat seorang auditor fungsional antara lain harus memenuhi kriteria beriku t:



PERTAMA: AHLI
Seorang auditor harus mempunyai keahlian dan pengetahuan mengenai bidang yang diaudit, karena seorang auditor yang menguasai pengetahuan tentang yang diaudit bisa memberikan penilaian yang objective dan sebaik-baiknya. Misalkan mengaudit laporan keuangan suatu lembaga pemerintahan maka harus lebih dulu memahami ilmu tentang accounting dan ilmu manajemen lainnya.

KEDUA: INTEGRITAS
Pengertian integritas disini harus mengandung 4 unsur :
- Jujur : Apa yang dinilai harus sesuai dengan kondisi adanya.
- Berani : Auditor tidak boleh diintimidasi oleh siapapun , oleh sebab itu kebranian menilai objek  audit sesuai kondisi adanya adalah keniscayaan.
- Bijaksana : Auditor harus bisa menimbang permasalahan dan juga akibat-akibatnya sesuai dengan landasan peraturan dan undang-undang.
- Bertanggung Jawab : harus mengerjakan dengan sebaik-baiknya hingga tuntas, serta menyelesaikan kelengkapan yang mendukung proses audit.

KETIGA: OBJEKTIF
Seorang auditor harus menilai dengan penilaian yang bersih dari keberpihakan pihak manapun yang terkait permasalahan yang dinilai, dengan kata lain independen.

KEEMPAT: KUALITAS KEPRIBADIAN
Auditor harus mempunyai keribadian yang mencerminkan kewibawaan , termasuk didalamnya rasa ingin tahu yang tinggi, kejernihan cara berpikirnya,  daya analisis, sikap tenang dan tegar menghadapi cobaan yang ada selama proses audit berlangsung.

Tag : ,

Tujuan Audit

Tujuan dan Macam-macam Audit

Sebagaimana contoh pada tulisan (pengertian audit) sebelumnya audit mempunyai tujuan tertentu. seperti contoh utusan khusus raja yang mengaudit adipati dengan tujuan memastikan apakah sudah dilaksanakan sesuai kriteria yang diberikan sang raja.
Tag : ,

Pengertian Audit

Pengertian Istilah Audit  


Audit secara terminologi adalah aktifitas membandingkan keadaan yang ada dengan keadaan yang seharusnya. keadaan yang ada disebut kondisi keadaan yang seharusnya disebut kriteria.
Tag : ,

- Copyright © cak ban - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -